Kebutuhan gizi ibu selama kehamilan

Posted by admin On December - 15 - 2010

Kehamilan adalah saat yang sangat indah bagi seorang wanita. Seorang wanita hamil membutuhkan lebih banyak makanan bergizi, karena tidak hanya untuk kebutuhan sendiri, dia juga harus memberikan nutrisi yang cukup bagi janinnya.

Ada perubahan fisiologis selama kehamilan. Contoh yang mudah kita bisa lihat adalah memperoleh berat badan. Selama kehamilan itu adalah normal jika kenaikan berat badan Anda 7 sampai 14 kilogram. Perubahan ini berasal dari pertumbuhan plasenta, janin, dan cairan ketuban, pembesaran rahim dan payudara, serta penumpukan lemak dalam tubuh ibu. Metabolisme juga naik selama kehamilan. Membandingkan kepada orang lain, seorang wanita hamil lebih mudah berkeringat dan merasa lapar.

Nutrisi Wanita Hamil

Seorang wanita hamil membutuhkan lebih banyak energi untuk memenuhi peningkatan metabolisme. Energi juga dibutuhkan untuk membangun jaringan baru tubuh dan pertumbuhan bayi. Kebutuhan energi sekitar 2500 Cal per hari. sumber daya energi dapat berasal dari lemak, karbohidrat, dan protein yang dapat ditemukan pada padi, oat, kentang, maze, minyak, gandum, kacang, daging, dll Protein juga penting untuk membentuk jaringan baru dan organ-organ janin. Kekurangan protein dapat menyebabkan bayi baru lahir kecil. Makanan mengandung protein tinggi untuk contoh adalah daging, ayam, ikan, susu, keju, tahu, dan kacang.

Selain itu macronutrients disebutkan di atas, seorang wanita hamil juga perlu mikro. Beberapa mineral penting termasuk kalsium, fosfor, besi, dan seng. Kalsium dan fosfor yang penting untuk membentuk tulang dan gigi. Kurangnya asupan kalsium selama kehamilan dapat menyebabkan penurunan simpanan kalsium dalam tubuh ibu yang dapat menyebabkan menurunnya kesehatan ibu. makanan kalsium tinggi untuk contoh adalah susu, produk susu, sayuran hijau, dan berbagai jenis kacang. Fosfor dapat ditemukan dalam oat, biji-bijian, dan kacang-kacangan. Seng juga berkontribusi untuk membantu pertumbuhan tulang janin. Mineral ini dapat ditemukan dalam telur, jamur, daging merah, udang, ikan, dan kacang kedelai.

Ada peningkatan volume darah pada ibu hamil. Dengan demikian, ada juga peningkatan permintaan besi. Dalam kehamilan kadar hemoglobin normal adalah di atas 10 mg / dL. Hal ini biasanya sulit untuk memenuhi kecukupan zat besi dari makanan selama kehamilan, maka disarankan bahwa seorang ibu harus mengambil suplemen.

Vitamin juga faktor penting dalam kehamilan yang sehat. Vitamin C bekerja sebagai antioksidan dan membantu enzim untuk bekerja dengan baik. Hal ini juga membantu dalam pembentukan kolagen jaringan dan penyembuhan luka, meningkatkan imunitas, dan membantu tubuh menyerap zat besi.

Translate English-Indoneisa use Google Translate – Ezinearticles.com

Baca tulisan lainnya : Diet Sehat

Comments are closed.